![]() |
| sumber: fbi.gov/investigate/cyber |
Sektor jasa keuagan masih akan menjadi target utama bagi kejahatan cyber crime pada tahun ini. Pasalnya, penjahat dunia maya semakin lihai memanfaatkan cara-cara baru untuk mengeksploitasi lingkungan jarigan yang semakin kompleks. Bahkan, keamanan cyber elah dibahas diforum-forum global termasuk KTT G20.
Menurut Edwin,"selama bertahun-tahun industri jasa keuangan terlampau tertinggal bila dibandingkan dengan industri lainnya dalam hal meminahkan data ke komputasi awan alias cloud. Pasalnya, masih terdapat kekhawatiran mengenai keamanan informasi dan penjahat cyber mencuri informasi login dan password tradisional untuk melakukan transaksi penipuan."
Sebaiknya organisasi jasa keuangan mempertimbangkan peggelaran arsitektur Security Fabic yang menyediakan pengetahuan dan visibilitas atas semua unsur keamanan dan mengintegrasikannya menjadi satu sistem pertahanan. Struktur ini menurut Edwin,"harus menyediakan API(Application Program Interface) terbuka untuk memungkinkan kemulusan dalam interasi dan berbagai intelijen dengan jaringan pihak ketiga dan solusi keamanan lainnya.
Sumber: http://www.tribunnews.com/techno/2017/03/16/awas-industri-jasa-keuangan-jadi-target-serangan-cyber-crime

