![]() |
| Sumber : http://asianqq.org |
Polisi berhasil membongkar Praktik Judi Online di Timika Papua, polisi juga berhasil menangkap 3 pelaku judi online. Pennagkapan itu dilakukan oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Papua, judi tersebut dioperasikan berada di sebuah Kantor berada di jalan Belibis, Timika Papua. Setiap harinnya judi tersebut mempunyai omset sekitar 600-700 juta rupiah.
Perjudian online tersebut melalui tiga rangkaian yaitu perjudian Sidney Online, Singapore Inline, dan Hongkong Online atau istilah yang sering kita dengar adalah Togel. Judi tersebut telah dilakukan selama 2 bulan lamannya.
Tiga pelaku tersebut memiliki peranan asing masing dalam menjalankan judu tersebut. Pelaku dengan inisial BSD sebagai penghitung, pegumpul, termasuk memonitoring nomor yang keluar dan merekap dan merekap dari hasil agen-agen. Inisial SL sebagai seorang akuntan dalam pembukuan uang masuk dan keluar. Sedangkan GHS bererang sebagai pendaftar dan pemiliki website yaitu Dumaster dan Fan303.com.
Barang bukti yang berhasil dikumpulkan yaitu uang sejumlah Rp82juta rupiah, buku tabungan, kartu kredit, kartu ATM BCA, BRI, Mandiri dan BNI, perangkat komputer (cpu, monitor, keyboard) perangkat wifi, cctv, rekap togel, kupon tigelm buku cek giro BCA, Mandiri dan BNI, buku catatan pengeluaran uang slip transfer uang dan pin togel.
Perjudian tersebut dilakukan pada waktu 14.50 WIT, 18,50 WIT dan 23.50 WIT. perjudian tersebut kemungkinan sudah bekerja sama dengan otoritas luar negeri mengingat sever website tersebut berasal dari Negara Jerman.
Atas perbuatannya, ketigannya dijerat dengan Pasal 27 ayat (2) nomor 19 tahun 2016 tentang UU ITE, dengan ancaman penjara maksimal 6 tahun dengan denda sebesar 1 Miliyar rupiah.
Judi ini sangat meresahkan masyarakat papua dan juga mengganggu perekonomian mereka, karena orang yang bergabung akirnnya ketagihan dan malas bekerja dan berharap dengan perjudian saja.

