Sabtu, 29 April 2017

Kuota Dipalak, Hacker Bertindak

"Telkomsel kena hack, bukannya dikasihani malah disumpahin netizen. Pulsa dipalak, hacker bertindak," ujar Alfons Tanujaya kepada detikINET, Jumat 28 April 2017 kemarin.
Pernyataan itu terlontar dari Alfons yang seorang praktisis keamanan internet dari Vaksincom, saat ikut berkomentar tentang tragedy yang menimpa provider nomor satu di Indonesia tersebut.
Menurut pandangannya dibalik kegiatan seorang hacker terselip nilai positif di dalamnya. Seperti mencari celah keamanan dari suatu sistem itu sendriri untuk nantinya dilakukkan perbaikan sistem guna menanggulangi kejahatan yang sama dengan lebih masuk ke sistem.


"Dalam kasus Telkomsel ini, kelihatannya memang ada curahan hati banyak pengguna Telkomsel yang merasa paket-paket yang ditawarkan Telkomsel kemahalan. Walaupun bahasa yang dipakai agak kasar dan jangan ditiru. Tetapi pesannya mewakili jeritan hati pengguna Telkomsel dimana pemberian pulsa dipotong-potong 2G, 3G, 4G. Setelah itu dibagi-bagi dengan paket HOOQ, VIU yang tidak dibutuhkan. Jadi kelihatannya saja mendapat paket dengan kuota besar, tetapi kenyataannya kuota real access to internet kecil. Makanya netizen juga mendukung seruan bahwa paket-paket Telkomsel mahal," Ujar Alfons.

Pada website resmi telkomsel hacker menuntut Telkomsel untuk menurunkan harga kuota yang dianggap masih sangatlah mahal. Mahalnya tarif inilah yang membuat sang hacker yang juga pelanggan Telkoomsel menjadi geram dan memberikan komenannya kepada pihak Telkomsel pada website resmi Telkomsel.


"Gue kagak butuh HOOQ, VIU, iming-iming kuota music ame video lu. Gue cuma butuh KUOTA INTERNET. TITIK," demikian tulis sang peretas yang mengganti tampilan situs Telkomsel dari merah putih menjadi hitam kelam, Jumat 28 April 2017.

Saat berita ini beredar, tampilan situs Telkomsel akhirnya mulai bisa diakses seperti biasa. Manajemen Telkomsel pun sebelumnya juga sudah menyampaikan permintaan maaf atas kejadian ini. 


Sudah jatuh tertimpa tangga. seperti itulah kondisi Provider Telkomsel saat ini. Saat situs resmi Telkomsel direstas dan nitizen juga mengeluhan mahalnya tarif Internet Telkomsel. Kok bisa sekelas Telkomsel kebobolan?